KEUNTUNGAN & KERUGIAN MENGGUNAKAN PUPUK

  1. PUPUK ORGANIK

Pupuk organik adalah pupuk yang tersusun dari materi makhluk hidup, seperti pelapukan sisa -sisa tanaman, hewan, dan manusia. Pupuk organik dapat berbentuk padat atau cair yang digunakan untuk memperbaiki sifat fisik, kimia, dan biologi tanah. Pupuk organik mengandung banyak bahan organik daripada kadar haranya, contoh pupuk organik adalah pupuk kandang, pupuk kompos dan pupuk buatan pabrik.

A. Keuntungan

▪️Bisa dibuat sendiri karena bahannya bisa didapat dari alam
▪️Kandungan unsur Mikro lebih lengkap jika dibandingkan dengan pupuk kimia
▪️Meningkatkan suplai bahan organik dan unsur hara untuk lahan.
▪️Bisa menjaga kelembaban dari tanah.
▪️Mampu membantu mencegah erosi lapisan atas tanah sehingga kesuburan tanah pun terawat dan terjaga
▪ Bisa meningkatkan daya ikat tanah
▪️Memberi suplai bahan makanan untuk organisme organisme yang baik untuk tanah dan tanaman.
▪Lebih aman bagi tanaman serta lingkungan. Hasil dari tanaman pun lebih sehat untuk manusia.

B. Kerugian

▪Karena kandungan unsur haranya kecil, maka jumlah pupuk yang diberikan lebih banyak dibandingkan dengan pupuk anorganik.
▪Proses produksi pupuk Organik lebih lama dibandingkan dengan pupuk kimia.
▪Tanah yang sudah miskin unsur haranya membutuhkan jumlah yang besar dan waktu lama utk pemulihan tanahnya,
▪Utk ppk kandang bisa menjadi sumber bibit tanaman pengganggu.
▪Menjadi faktor pembawa hama penyakit karena mengandung larva atau telur serangga.
▪Kandungan unsur hara dalam pupuk organik sulit diprediksi kecuali organik
▪Respon tanaman terhadap pupuk organik lebih lambat, karena pupuk organik bersifat slow release
▪Jika pupuk organik (kompos) yang diberikan masih mentah maka bahan organik akan yg ada akan dimakan sehingga unsur hara tanaman menjadi berkurang.

2. PUPUK KIMIA

Pupuk kimia atau buatan merupakan pupuk mineral yang diproduksi oleh pabrik pupuk. pupuk buatan memiliki berbagai macam jenis tergantung dari kandungan unsur pupuknya. Pupuk kimia ini dibuat oleh pabrik dengan cara meramu berbagai bahan kimia menjadi satu.

A. Keuntungan

▪Unsur yang terkandung lebih cepat terurai & lebih cepat diserap tanaman
▪Pemupukan dengan pupuk kimia relatif mudah dilakukan
▪Pemupukan intensif untuk tumbuhan lebih mudah, karena pupuk kimia telah dikonsentrasikan pada jenis unsur tertentu

B. Kerugian

▪ Ketersediaanya tergantung pihak lain, seperti pabrik dan distributor
▪Harga pupuk kimia relatif lebih tinggi
▪Karena cepat terurai di alam, sehingga untuk mendapatkan efisiensi pemupukan yang optimal harus dengan dosis yang tepat
▪Waktu pemupukan harus sering karena pupuk tidak tersimpan lama dalam media tanam
▪Dapat menyebabkan ketidak seimbangan unsur hara dalam tanah karena pemupukan yang tidak berimbang
▪Pemakaian jangka panjang dapat menurunkan PH tanah
▪Meninggalkan residu kimia yang dapat mengganggu kesehatan tanah dan lahan.
▪Residu kimia dalam jumlah berlebih bisa mengganggu kesehatan orang yang mengkomsumsinya.

3. PUPUK HAYATI

Adalah pupuk yang mengandung mikroba dan bermanfaat untuk membantu pertumbuhan tanaman.

A. Keuntungan

▪Mampu memberikan manfaat bagi tanah dan tanaman secara berkesinambungan
▪Mampu menyediakan unsur hara yang lengkap dan berkesinambungan, karena mikroorganismenya bisa memproduksi sendiri.
▪Tidak memberi dampak negatif bagi tanah, tanaman, lingkungan dan manusia
▪Harganya lebih murah.

B. Kerugian

▪Kualitasnya tergantung dari kualitas dan banyaknya populasi mikroorganisme.
▪Seiring waktu, pupulasi mikroorganisme bisa berkurang, karena bisa mati dlm jangka waktu tertentu sehingga kualitasnya bisa menurun.
▪Tidak bisa diaplikasikan dengan pupuk kimia atau pestisida.

KESIMPULAN

Jenis pupuk dgn keuntungan dan kerugian yg telah dijelaskan diatas, maka dapat diambil suatu kesimpulan, bahwa pupuk yg paling cocok, efisien dan efektif adalah keseimbangan pemakaian pupuk kimia dan pupuk organik, alasannya adalah :

  1. Kandungan unsur hara dalam pupuk kimia sangat dibutuhkan oleh tanaman, hanya dosisnya dikurangi minimal 50% dari biasanya, tujuannya utk mengurangi akibat negatif zat kimianya pada tanah & mikroorganisme.
  2. Mikroba atau mikroorganisme sdh ada dalam tanah & alam sekitar, dan akan berkembang sendiri, bila penggunaan zat kimia dari pupuk kimia & pestisida dikurangi serta memberikan makanan mikroorganismenya.
  3. Pupuk organik teknologi nano yaitu Nano Booster NB, menjadi alternatif yg sangat tepat, krna dlm aplikasinya bisa dicampur dgn ppk kimia, tetapi dosis ppk kimianya dikurangi 50% dari biasanya.
  4. Pupuk organik Nano Booster mampu mengikat sifat kimia, khususya unsur nitrogen (N), sehingga aman utk tanah dan tanaman.
  5. Pupuk organik teknologi nano mampu meningkatkan daya serap tanaman pada pupuk hingga 90 %
  6. Pupuk organik teknologi nano memiliki keunggulan yaitu ukuran Nano Meter, ukuran yg sangat kecil, sehingga lebih mudah diserap tanaman dan reaksinya lebih cepat
  7. Pupuk organik teknologi sdh komplit mulai dari pupuk dasar, pupuk lanjutan, khusus akar, batang, & daun, khusus buah, mengatasi masalah akar, pH tanah tdk normal, dll.

Tinggalkan komentar