Berkebun Vanili

Cara Menanam Vanili

Vanili atau vanilla merupakan salah satu jenis tanaman penghasil bubuk vanili yang memiliki aroma harum dan manis, tanaman vanili memiliki nama latin Vanilia planifola dengan bentuk buah penghasil bubuk berbentuk menyerupai kacang polong. Tidak hanya vanilla, konon banyak orang yang menyebutnya dengan nama panili atau perneli.

Vanili dapat hidup di iklim tropis dengan curah hujan 1000-3000 mm/tahun, dan suhu udara optimal 20°C-25°C. Selain itu kelembaban udara sekitar 60%-80% dan ketinggian tempat 50-800 m dpl. Tanah sebagai media tanam dianjurkan yang gembur, lempung berpasir kerikil, mudah menyerap air, dan pH tanah + 5,7 – 7. Tanaman vanili membutuhkan tegakan sebagai tempat menjalar. Tegakan dapat dibuat dari bambu yang diikatkan pada pohon yang satu dengan pohon yang lain. Sistem perambatan penunjang tunggal, tanaman vanili dirambatkan lurus ke atas pada naungannya

Kandungan gizi pada vanili tergolong tinggi, diantaranya adalah serat, mineral, vitamin A, B, E.

Selain aromanya yang dapat digunakan sebagai peningkat selera makan, aroma pada vanili juga dijadikan sebagai obat penenang yang dicampurkan ke dalam essential oil (minyak aroma terapi). Selain itu, perlu diketahui terdapat fakta dari beberapa penelitian yang menyatakan bahwa dengan mengkonsumsi vanili secara rutin, maka anda dapat mengatasi dan menghindari depresi berat.

Dan karena vanili memiliki antioksidan tinggi, dengan mengkonsumsi vanili, anda dapat menghindari penyakit kanker, manfaat lainnya yaitu kandungan Vitamin E yang tinggi dapat membuat kulit anda menjadi lebih kencang dan awet muda. Banyak sekali manfaat dari tanaman vanili tentunya membuat banyak orang ingin membudidayakannya, bukan hanya sebagai tanaman konsumsi sendiri tapi bisa dimanfaatkan sebagai ladang bisnis yang menjanjikan.

Jika anda tertarik menanam vanili, berikut adalah cara menanam vanili agar cepat berbuah.

Lahan Tanam
Vanili merupakan salah satu jenis tumbuhan tropis, sehingga sangat cocok jika dibudidayakan di Indonesia yang mempunyai iklim tropis, oleh karena itu pula persiapan lahan tanam mudah dilakukan. Anda tidak perlu menyiapkan rumah kaca ataupun ruangan khusus, walau begitu ada hal yang perlu anda perhatikan dalam pemilihan serta persiapan lahan tanam :

Tanaman vanili memerlukan suhu yang hangat untuk menjaga proses pertumbuhan, jadi anda perlu memilih lokasi lahan tanam dengan suhu antara 18℃ hingga 23℃.
Usahakan lahan ataupun tempat penanaman memiliki pencahayaan cukup namun tidak terlalu panas.
Pastikan apabila anda ingin menanam vanili di pekarangan rumah, perhatikan kelembaban serta tekstur tanahnya.
Tanah yang baik bagi pertumbuhan vanili adalah tanah yang agak lembab dengan tekstur yang gembur.
Sebelum menanam, apabila tanah lahan di pekarangan anda kurang gembur ataupun kering, lakukan penggemburan serta memupuk dan menyiramnya dengan sedikit air agar tekstur serta kelembabannya pas.
Untuk pemupukan, gunakanlah pupuk kandang ataupun kompos, cocopet dan sekam bakaragar gembur dan agar ramah lingkungan dan tidak mengubah tekstur tanah.
Jika tempat dirasa terlalu panas, anda bisa menanam beberapa jenis tumbuhan yang dapat tumbuh tinggi agar udara di sekitar jadi lebih sejuk.
Bibit Vanili
Bibit vanili sangat mudah didapatkan, agar lebih praktis anda bisa membeli bibit vanili berupa sulur minimal panjang 1 meter di petani vanili atau bibit di polybag.

Namun apabila anda ingin menanamnya dari biji, maka pilihlah biji vanili yang sudah tua dan dijemur terlebih dahulu.

Akan tetapi menggunakan biji vanili secara langsung selain susah, ini juga akan memakan waktu lebih lama. Maka anda sebaiknya memilih bibit vanili berupa stek. Berikut adalah langkah dalam memilih bibit vanili yang berkualitas :

Perhatikan stek yang anda beli dan pastikan stek tidak cacat ataupun rusak sedikitpun.
Pastikan juga bahwa stek yang anda pilih adalah stek yang berkualitas serta layak tanam, dengan ciri bahwa stek vanili memiliki panjang sekitar 30 hingga 40 cm.
Selain membeli stek, anda juga bisa mendapatkan stek dari tanaman vanili langsung jika anda ataupun tetangga bahkan kerabat anda memiliki tanaman vanili.
Stek yang diambil dari pohonnya secara langsung haruslah batang yang tua dengan ukuran induk pohon yang sudah mencapai ketinggian kurang lebih sekitar 2 hingga 3 meter atau lebih.
Persiapan Bibit Vanili
Proses persiapan bibit vanili untuk ditanam sangatlah mudah dan sederhana. Proses ini bertujuan agar bibit dapat tumbuh serta berkembang dengan baik dan subur nantinya serta agar pertumbuhan tanaman vanili tidak terhambat.

Berikut adalah langkah- langkah yang harus anda perhatikan dalam mempersiapkan bibit vanili agar siap tanam :

Bersihkan bibit vanili yang anda dapatkan menggunakan lap ataupun tisu.
Siapkan wadah seperti baskom ataupun ember berisi air penuh.
Masukkanlah bibit vanili ke dalam wadah tersebut dan rendamlah bibit ke dalam air selama 10 hingga 15 menit.
Setelah waktu yang ditentukan, ambillah stek dari air dan kurangi air pada baskom ataupun ember.
Lap stek vanili menggunakan tisu atau kain hingga kering. Setelah kering, masukkan kembali stek namun anda hanya boleh memasukkan ujung steknya saja selama kurang lebih 5 hingga 7 hari.
Untuk mempercepat proses anda bisa memasukkan pupuk cair ke dalam air rendaman, campur hingga merata.
Untuk mengetahui berhasil atau tidaknya, anda dapat melihat hasilnya. Perhatikanlah bagian atas stek yang anda tendam, daun- daun tunas akan muncul dan mengarah ke bagian bawah stek yang anda rendam.
Penanaman Vanili
Untuk menanam bibit vanili, anda perlu memperhatikan kembali keadaan lahan tanam anda apakah sudah benar- benar siap atau belum. Untuk menanam bibit vanili sendiri selain anda bisa menanamnya di pekarangan, anda juga bisa menanamnya dalam pot bila anda tidak memiliki lahan yang tepat.

Berikut adalah langkah menanam vanili pada pekarangan anda ataupun dalam pot :

Untuk menanamnya di pekarangan, tentunya dengan lahan yang sudah anda siapkan seperti langkah diatas, perhatikanlah terlebih dahulu kelembaban tanahnya.
Apabila tanah sudah mulai kering, maka anda perlu menyiramnya. Dan sebelum menanam bibit anda perlu memberikan pupuk tambahan pada tanah sambil menggemburkan tanah lagi.
Buat guludan dan saluran-saluran air pembuangan, agar tanaman tidak tergenang air saat musim hujan.
Setelah itu buatlah lubang tanam pada guludan, usahakan ukuran lubang tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil. Tanamlah bibit vanili pada lubang dan timbun lubang dengan tanah serta padatkanlah sedikit agar bibit dapat berdiri kokoh.
Setelah itu tancapkanlah kayu ataupun tiang penyangga dekat dengan bibit stek dan ikatlah dengan tali rafia dan bila perlu bimbinglah cabang pada vanili dalam pertumbuhanya agar dapat tumbuh merambat secara horizontal.
Apabila anda tidak memiliki lahan, cara menanam berikutnya adalah menggunakan pot.

Langkah pertama adalah, siapkan pot berukuran agak besar karena tanaman vanili dapat mencapai tinggi lebih dari 4m.
Isilah pot dengan tanah yang dicampur pupuk kompos ataupun pupuk kandang dan sekam dengan perbandingan 1:1:1.
Lalu buatlah lubang tanam dengan ukuran cukup, yaitu tidak terlalu besar ataupun kecil. Lalu tanam bibit stek pada lubang tanam dan tutupi dengan tanah campuran pupuk dan sekam, jangan lupa untuk memadatkan tanah serta menancapkan penyangga seperti kayu ataupun besi.
Penyiraman Tanaman Vanili
Penyiraman merupakan langkah penting dalam merawat tanaman vanili, tanaman vanili harus disiram secara rutin agar memiliki buah yang berkualitas, berikut adalah cara menyiram vanili dengan benar :

Perhatikanlah terlebih dahulu kondisi tanah pada lahan tanam ataupun pot. Penyiraman dilakukan sesuai tingkat kekeringan tanah. Usahakan tanah tidak terlalu kering namun juga tidak terlalu basah.
Pada saat menanam vanili sesuaikanlah dengan kondisi cuaca, jika sedang hujan maka anda hanya perlu menyiramnya sekali, bahkan tidak perlu menyiramnya jika kondisi tanah masih lembab, Normalnya anda hanya perlu menyiram vanili sebanyak 2 kali sehari dan sesuaikan dengan kekeringan tanah.
Pemeliharaan Tanaman Vanili
Pemeliharaan tanaman vanili meliputi penyiangan, pemberian mulsa, perbaikan guludan, dan pemangkasan.

Penyiangan dilakukan sebulan sekali, dan pada musim kemarau tidak diperlukan penyiangan Sebaiknya penyiangan di sekitar perakaran tanaman, dilakukan dengan tangan.

Tanaman vanili tidak tahan kekeringan sehingga diperlukan mulsa/bahan organik lain. Untuk mengatasi bahaya genangan air, perlu dibuat parit-parit kecil untuk pengaliran air di sekitar tanaman vanili. Pengaliran air ini akan mempergiat pertumbuhan tanaman dan mempercepat perkembangan bunga/buah, sehingga mutu buah akan lebih baik.

Lakukan pula perbaikan guludan dan saluran pembuangan air

Ukuran guludan dipertahankan dengan cara mengikis tanah di sekitarnya dan membumbunkannya pada guludan. Selama melakukan kegiatan di kebun diusahakan tidak melukai tanaman vanili. Menjelang musim penghujan, saluran-saluran air pembuangan perlu diperbaiki agar air dapat mengalir dengan lancar sehingga kebun tidak tergenang.

Lakukan pula pemangkasan tanaman vanili, pemangkasan ini meliputi :

Pemangkasan bentuk

Potonglah 15 cm bagian ujung tanaman vanili yang dilengkungkan dan sisakan tiga cabang yang baik untuk dipelihara.

Pemangkasan produksi

Tanaman vanili pada umumnya mulai berbunga pada umur 24-30 bulan setelah tanam, namun keluarnya bunga ini perlu dirangsang terlebih dahulu dengan cara pemangkasan. Potonglah 2-3 ruas pucuk tanaman menjelang musim berbunga (2-4 bulan sebelumnya) dan lakukan juga pemotongan pucuk setelah berbunga untuk menyempurnakan pembuahan.

Pemangkasan peremajaan

Dilakukan segera setelah tanaman selesai dipanen, yaitu dengan memotong cabang-cabang yang telah selesai berbuah untuk merangsang keluarnya tunas baru. Dengan demikian tanaman menjadi remaja dan berpotensi kembali.

Pemupukan Tanaman Vanili
Tanaman vanili sebaiknya dibudidayakan secara organik dengan memberikan pupuk kandang sapi atau kambing yg sudah di fermentasi sebanyak 5-10 kg/pohon pada awal dan akhir musim penghujan. Apabila tidak dibudidayakan secara organik, pemupukan dapat ditambah dengan pupuk an oragnik berupa pupuk daun ( prof ) maupun pupuk yang diberikan melalui tanah. Pupuk daun diberikan setiap 1-2 minggu sekali. Selama musim penghujan pupuk diberikan pada pagi hari dan sore hari pada saat udara cerah. Dosis pupuk daun yang diberikan 10-15 ml/liter air tergantung kondisi tanaman. Pemupukan melalui tanah diberikan pada awal dan akhir musim penghujan. Pemberian pupuk dilakukan dengan disebar secara merata di daerah perakaran vanili kemudian ditutup dengan tepes. Dosis pupuk untuk tanaman berumur kurang dari dua tahun adalah 20-40 g urea, 35-70 g TSP dan 40-80 g KCl per tahun. Untuk tanaman berumur lebih dari dua tahun adalah 40-80 g urea, 70-140 g TSP, dan 80-160 g KCl per tahun.

Panen Vanili
Anda dapat memanen vanili setelah tanaman berumur kurang lebih 2 hingga 2,5 tahun setelah masa tanam dan setelah itu, panen dapat dilakukan selama setahun sekali dengan waktu panen 2 hingga 3 bulan penuh. Buah vanili yang siap panen memiliki buah berwarna hijau dengan pucuk yang berwarna kuning / sudah tua berumur 8-9 bulan.

Demikian ulasan serta penjelasan mengenai cara menanam vanili agar cepat berbuah, semoga bermanfaat untuk anda.

Budidaya Lengkeng Kateki Di Kebonkliwon

Budidaya Lengkeng Kateki Di Kebonkliwon

Lengkeng merupakan salah satu komoditas hortikultura yang kini banyak dibudidayakan masyarakat Kebonkliwon, dari berbagai jenis kelengkeng unggul yang ada lengkeng kateki adalah salah satunya, saat ini jadi lengkeng terbaik. Kateki merupakan nama varietas lengkeng yang dirilis oleh Kementerian Pertanian RI pada tahun 2016, dinamakan kateki karena tanaman induk tunggal atau PIT nya berasal dari Padukuhan Kateki Desa Kebonrejo Kecamatan Salaman  Kabupaten Magelang.

Pemiliknya adalah Samlawi pemulia tanaman buah-buahan, penangkaran dan pembibitan tanaman lengkeng kateki terus dikembangkan di wilayah ini.

Sekilas tanaman lengkeng kateki yang di budidaya masyarakat Kebonkliwon ini hampir sama dengan lengkeng itoh, perbedaanya terlihat pada bentuk daunnya yang lebih memanjang dan menjuntai ke bawah, tekstur daun mudanya tidak kaku dengan warna hijau kekuningan memiliki cabang yang lebih kokoh dan pertumbuhannya lebih besar dan tinggi atau bongsor apabila dibandingkan dengan lengkeng itoh.

Dibalik warna khas kulit buahnya yang coklat, lengkeng kateki memiliki rasa buah yang manis, daging buahnya yang tebal, kering, berbiji kecil aromanya lembut dan jika digigit sangat terasa renyahnya.

Berikut ini ulasan mengenai budidaya lengkeng kateki.

PEMBIBITAN LENGKENG KATEKI DI KEBONKLIWON

Pada dasarnya perbanyakan tanaman lengkeng dapat dilakukan dengan berbagai macam cara namaun pada kesempatan kali ini Kebonkliwon.com akan membahas perbanyakan tanaman lengkeng dengan menggunakan metode side grafting atau sambung samping.

Irul Kebonkliwon

Alat-alat yang dibutuhkan untuk melakukan sambung samping adalah guntung pangkas, pisau okulasi untuk menyayat dan plastik grafting berukuran panjang 22 cm dan lebar 3 cm.

Sedangkan bahan yang dibutuhkan adalah :

  • Batang bawah atau root stock, yaitu tanaman yang berfungsi untuk batang bagian bawah yang masih dilengkapi dengan sistem perakaran yang berfungsi mengambil makanan dari dalam tanah untuk batang atas atau tajuknya.
  • Entres atau batang atas adalah calon bagian atas atau tajuk tanaman yang kemudian hari akan menghasilkan tanaman berkualitas unggul.

Dalam hal ini batang bawah diperoleh dari tanaman yang tumbuh dari biji, batang bawah harus memiliki pertumbuhan yang bagus, terhindar dari berbagai penyakit, sehat dan subur, hal itu dapat terlihat dari bentuk tanaman yang sempurna, daunnya hijau dan terlihat rimbun, berpostur tegak, diameter batang kurang lebih 0,5-0,7 cm atau seukuran pulpen, telah  berumur 1 tahun dan dapat menggunakan jenis lengkeng lokal karena lebih adaptif.

Habibul

Sedangkan untuk batang atas atau entresnya tentunya berasal dari pohon induk yang telah diketahui sifat-sifat unggulnya, syaratnya adalah berasal dari cabang tunas air, terhindar dari penyakit dan sehat, memiliki 3 titik tunas, meskipun nantinya yang dipergunakan hanya 2, dan telah cukup umur.

Setelah entres dipotong dari pohon induk, langkah berikutnya adalah memangkas semua daun yang ada hingga tak satupun terdapat daun tersisa dari entres terpilih ini. Selanjutnya entres-entres ini sudah siap dilakukan sambung samping dengan batang bawa yang sudah disiapkan sebelumnya.

Setelah batang bawah dan batang atas siap, langkah selanjutnya adalah menyambungnya,  berikut ini tahapan-tahapannya :

  • Buat dua buah torehan hingga menyentuh jaringan kayu secara vertikal dan sejajar sepanjang 2-3 cm pada tanaman  batang bawah.
  • Kemudian kedua torehan vertikal tersebut dihubungkan dengan torehan horizontal di  bagian atasnya, lalu tarik kulit batang tanaman hingga terbuka membentuk lidah, potong lidah tersebut dan sisakan kurang lebih 0,5 cm saja agar dapat disisipi batang atas
  • Pangkal entres/batang atas terpilih disayat menyerong seperti tombak sepanjang 2-3 cm pada satu sisinya, begitu pula pada sisi lainnya disayat serong lebih pendek dengan perlukaan hanya beberapa milimeter saja
  • Penyisipan entres dilakukan sampai menempel rata pada kayu batang bawah, yang penting perlukaan lebar pada entres harus menempel pada kayu, sedangkan sisi lainnya menempel pada kulit kayu
  • Ikat dan balut sambungan dengan plastik grafting, pengikatan dilakukan hingga menutupi seluruh batang atas yang disisipkan serapat mungkin untuk menghindari masuknya air ke titik sambungan atau perlukaan yang dapat mengakibatkan pembusukan, jika hal itu terjadi maka upaya sambung samping gagal, pengikatan dan pembuatan secara rapat juga dapat menjaga kelembaban.
Irul di acara Kick Andy

Setelah proses sambung selesai tanaman dapat diletakkan di tempat terbuka agar terkena sinar matahari. Pada hari ke 30-35 setelah tindakan sambung samping, batang atas akan terlihat pertumbuhannya meskipun berada di balik balutan plastik grafting, oleh karena itu pada masa ini perlu dilakukan pengecekan sambungan, caranya adalah dengan membuka ikatan dan balutan plastik grafting.

Keberhasilan tindakan sambung samping ditandai dengan menyatunya batang bawah dengan batang atas, jika demikian setelah ikatan dan balutan dibuka dan didiamkan selama 2-3 hari perlu dilakukan pemotongan batang bawah diatas titik sambungan, tujuannya agar nutrisi atau makanan terdistribusi untuk pertumbuhan tunas baru.

Selain teknik pemotongan langsung, upaya ini dapat pula dilakukan dengan teknik bending atau membengkokkan pertumbuhan batang atas terlebih dahulu, lokasinya juga di atas titik sambungan.

Setelah tunas bisa melakukan fotosintesis sendiri, kurang lebih satu minggu setelah bending dilakukan, batang bawah bagian atas sambungan dapat dipotong, yang jelas kedua teknik ini sama-sama aman dilakukan.

Kemudian pada umur  tanaman 1 bulan setelah pembukaan ikatan, perlu dilakukan penggantian polybag ke ukuran yang lebih besar, tujuannya agar bataag tanaman dapat tumbuh lebih kuat, kekar, berdaun rimbun dan akar tanaman dapat tumbuh lebih lebat lagi, sebab jika penggantian polybag tidak dilakukan selama bibit belum dilepas ke lahan pembesaran, dikhawatirkan bibit akan mudah layu, pertumbuhan tidak optimal dan tidak menutup kemungkinan bibit akan mati. Karenanya dalam penggantian polybag ini juga dilakukan penambahan media tanam berupa pupuk, mengingat porsi makanan yang dibutuhkan juga bertambah seiring dengan pertumbuhannya. Penggatian polybag dengan ukuran yang lebih besar lagi dapat dilakukan pada bibit tanaman yang berumur 4 bulan setelah pembukaan ikatan pada sambungan.

PENANAMAN

Bibit tanaman lengkeng kateki dapat dipindah tanam ke lahan yang lebih luas lagi pada umur 6-8 bulan, lubang tanam dibuat dengan ukuran panjang dan lebar 1 m dan kedalamannya 50 cm, sedangkan jarak tanamnya 6 x 6m.

Proses persiapan lahan tentunya harus dilakukan sesuai dengan tahapan yang telah ditetapkan sebelum penanaman dilakukan.

PERAWATAN

Perawatan sehari-hari tanaman lengkeng kateki yang dilakukan antara lain penyiraman, pemupukan, pengendalian hama penyakit, pemangkasan dan ketika tanaman sudah dewasa dapat dilakukan pembungaan.

Irul
Media Indonesia
Panen lengkeng

Dalam budidaya tanaman kelengkeng, pemangkasan bentuk dan pangkas produksi menjadi keharusan. Pangkas bentuk dilakukan pada tanaman kelengkeng berumur 6 bulan, tujuannya untuk membentuk tajuk tanaman seawal mungkin, sedangkan pangkas produksi dilakukan pada tanaman kelengkeng berumur 1,5 tahun, tujuannya untuk merangsang munculnya tunas-tunas produktif, khususnya tunas-tunas yang berada pada tajuk bagian terluar dari tanaman, semakin banyak tunas produktif di ujung ranting maka kemungkinan munculnya buah akan semakin banyak.

Pemangkasan juga perlu dilakukan pada tanaman kelengkeng yang telah selesai dipanen, tidak lain adalah untuk mengembalikan kondisinya seperti semula, bahkan pada tanaman lengkeng yang over aplikasi booster pun harus dilakukan pemangkasan.

Tanaman lengkeng kateki tak berbeda dengan jenis tanaman kelengkeng unggul lainnya, ketika memasuki fase pembungaan dan masa panen tanaman kelengkeng ini juga memerlukan perlakuan khusus yakni pemboosteran atau perangsangan.

Perangsangan dilakukan manakala tanaman telah memiliki percabangan yang kokoh atau setidaknya sudah berumur 2 tahun dan memiliki kerimbunan dengan rentang tajuk serta ranting  sekitar 3 meter.

Yang penting adalah jika aplikasi perangsangan dilakukan pada musim kemarau maka pada hari ke 3 -5 perlu dilakukan penyiraman tanaman agar larutan perangsang terserap merata di perakaran tanaman, namun apabila perangsang diaplikasikan pada musim hujan, maka setelah perangsangan tanah di sekitar pangkal tanaman ditutup dengan mulsa plastik, tujuannya agar booster tidak terlarut dan terbuang bersama air hujan.

Diacara Kick Andy Show

Lebih kurang 3-4 minggu kemudian tanaman kelengkeng kateki akan berbunga, inisiasi tunas bunga terjadi pada minggu ke 3 dan bunga lengkap akan terjadi pada minggu ke 4 setelah booster diaplikasikan. Kemudian 4 minggu berikutnya setelah bunga lengkap akan muncul bakal buah.

Hama pengganggu dalam budidaya lengkeng pada yang utama adalah kelelawar, oleh karena itu ketika wangi buah muncul harus segera dilakukan pemberongsongan,

Sampai dengan saat ini teknologi pemberongsongan buah masih menjadi satu-satunya cara paling efektif dilakukan untuk mengendalikan kelelawar, hama yang sangat menyukai buah lengkeng.

Tanaman lengkeng kateki terkenal akan kemampuannya berbuah sepanjang tahun tanpa mengenal musim, bahkan tanaman ini juga memiliki tingkat produktivitas yang tinggi. Pada panen perdana tanaman kelengkeng kateki yang berumur 2 tahun mampu menghasilkan 10-20 kg buah lengkeng, kemudian pada umur 3 tahun mampu menghasilkan 30-40 kg buah dan di tahun-tahun berikutnya akan mengalami peningkatan produksi sampai 50%, bahkan pada kurun waktu tertentu dapat mencapai lebih dari 100 kg asalkan kebutuhan unsur makro dan mikro untuk tanaman terpenuhi.

Demikian ulasan mengenai Budidaya Kelengkeng Kateki, semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk anda.

Sumber : Channel Youtube TVRI Jogja

MENANAM VANILI DENGAN POT DISEKITAR RUMAH

MENANAM VANILI DENGAN POT DISEKITAR RUMAH

Vanili di pot

Vanili punya bunga yang bagus, ditanam di pot menarik juga dan diletakan disekitar rumah sebagai hiasan dan hasil yg menjanjikan. Sekarang harga vanili kering Rp 3.000.000 – 6.000.000/kg. Satu pohon vanili dengan 1 tiang bisa menghasilkan 0,5 ons vanili bisa lebih, seandainya kita memiliki 30 pot berisi pohon vanili maka akan menghasilkan 1,5 kg vanili (dengan perhitungan 1,5 x 3juta = 4,5 juta dengan asumsi harga terendah itu panen perdana dan panen berikutnya akan 2x lipat panen perdana …..menarik bukan dan seandainya kita memiliki pohon lebih banyak, tentu hasilnya pun akan banyak pula.

Memang menanam pohon vanili tidak semudah menanam pohon yang lain untuk menghasilkan buahnya kita harus mampu mengawinkan dengan membelah bunganya agar benang sari bisa menebar ke putik. Dan ini harus dilakukan ketika pagi dan harus telaten.Kita bisa menanam panili dekat dengan rumah di dalam pot.
Berikut persiapan yang harus dipersiapkan untuk menanam vanili dengan pot disekitar rumah kita
Siapkan benih panili

Vanili

Membuat tiang untuk rambatan dari paralon yang dilapisi ijuk kelapa

Setelah benih tumbuh dengan baik dan tiang paralon yang terlapisi ijuk sudah siap, kemudian siapkan pot berukuran sedang yang telah diikat dengan paralon berlapis ijuk (agar paralon tidak mudah lepas dari pot) kemudian pindah benih panili kedalam pot

Selain bisa sebagai tanaman hias, kita juga bisa mendapatkan hasil dari panili tersebut dengan harga fantastis.

Demikian cara atau langkah-langkah untuk menanam atau bertani vanili disekitar rumah kita, selain memanfaatkan lahan sempit, tanaman panili juga bisa menjadi tanaman hias asalkan kita pandai merawat dengan baik, apapun tanamannya tergantung perawatnnya

Tonton “Kisah Irul Kebonkliwon bersama Kick Andy di Metro TV” di YouTube

Tonton “Kisah Irul Kebonkliwon bersama Kick Andy di Metro TV” di YouTube

DESA MASA DEPAN INDONESIA

Tayang, Minggu, 11 April 2021, PKL 19.05 WIB

Perkembangan teknologi mengubah pandangan orang tentang desa. Sekarang orang mulai ingin tinggal di desa, karena dengan tinggal di desa masih tetap terus berkarya. Desa juga menawarkan kehidupan yang lebih sehat dengan air, udara dan lingkungan yang masih terjaga. Saat ini, desa menawarkan banyak kesempatan bagi siapa saja dan hal ini mungkin tidak ditemui pada masa lalu. Dengan kesempatan yang ada banyak orang yang terus berkarya bagi desa dan warganya. Mereka mampu mengubah wajah desa menjadi lebih baik dan membawa kesejahteraan bersama.

Pada tahun 2010, Muh Khoirul Soleh yang akrab dipanggil Irul durian merintis usaha penjualan bibit buah secara online. Warga Kebonkliwon, Salaman, Magelang, Jawa Tengah ini melihat potensi di desanya yang dikenal sebagai penghasil bibit buah. Usaha bibit buah di Kebonkliwon ada sejak tahun 80-an, namun saat itu tergantung pada tengkulak, sehingga tidak berkembang. Awal memulai usaha penjualan bibit buah secara online tidak mudah, namun lambat laun Irul mendapat pelanggan. Setelah usahanya berhasil ia mengajak warga berjualan bibit buah secara online, namun hanya 2-3 orang yang tertarik. Setelah warga yang mengikuti jejak Irul berhasil, warga berbondong-bondong berjualan bibit buah secara online. Kini hampir semua warga Kebonkliwon berjualan bibit buah secara online dan diikuti warga desa di Kecamatan Salaman. Dengan berjualan secara online, permintaan buah datang dari seluruh Indonesia. Setiap bulan, puluhan ribu bibit buah terjual dan memberi kesejahteraan pada warga. Kini Irul sedang membangun pusat pelatihan pertanian, perikanan dan peternakan.

Kontak Irul Kebonkliwon 085227632222

Durian musang king lahir dari Okulasi dan sambung pucuk

Okulasi dan Sambung pucuk lahirkan si durian musang king

Budidaya durian musang king bisa dilakukan dengan sambung pucuk atau stek. Proses sambung pucuk ini memakan waktu sebulan. Pada usia tiga bulan, bibit musang king sudah mencapai ketinggian 60 centimeter (cm)-70 cm, dan sudah bisa dijual. Durian sudah berbuah saat berusia lima tahun.Durian musang king asal Malaysia merupakan durian varietas terbaru. Di Malaysia, musang king disebut sebagai rajanya durian karena rasa yang lezat dan warnanya yang menggoda selera para penyuka durian.Kendati tergolong durian unggul, budidaya durian ini tidak jauh berbeda dengan durian-durian lain. Sebagai tanaman tropis, durian musang king dapat tumbuh dengan baik di Indonesia yang beriklim tropis. Kendati demikian, proses budidaya durian asal Negeri Jiran ini tetap perlu mendapat perawatan maksimal. Irul Kebonkliwon, pembudidaya durian musang king asal Kebonkliwon, Kebonrejo, Salaman, Magelang bilang, budidaya sebaiknya dilakukan dengan okulasi dan sambung pucuk. Caranya, bibit durian bisa disambungkan dengan okulasi/sambung sisip dan pucuk durian musang king. “Kalau bibitnya dari biji, hasilnya tidak maksimal,” jelas Irul. Selama melakukan sambung pucuk, sebaiknya bibit dimasukkan ke dalam rumah plastik. Tujuannya, supaya bibit durian musang king berada dalam keadaan lembab. Bibit durian ini tidak baik pertumbuhannya jika langsung terkena sinar matahari dalam waktu lama. “Nanti bisa layu kalau terus-terusan terkena sinar matahari,” ujar Irul. Biasanya, memasuki usia sebulan sejak proses persambungan dilakukan, bibit sudah saling menyatu. Selanjutnya, pada usia tiga bulan, bibit durian musang king sudah mencapai ketinggian 60 centimeter (cm)-70 cm. Selama pembibitan, sebaiknya petani menggunakan lahan yang bagus dan menggunakan pupuk kandang. Serangan dari hama juga perlu diantisipasi dengan penyemprotan hama secara berkala. Pada usia tiga bulan, bibit durian musang king siap dipasarkan dengan harga mulai Rp 300.000 – Rp 400.000 per batang. Diperkirakan dalam waktu lima sampai enam tahun, durian musang king sudah bisa berbuah. “Sebaiknya buah perdananya jangan banyak, supaya tidak menimbulkan stres pada tanaman,” usul Irul. Pada buah perdana cukup sekitar 5-10 buah saja supaya hasilnya bagus. Namun pada panen berikutnya bisa mencapai 20-30 buah per pohon. Pemilik Bibit Buah Buahan Unggul, Muh Khoirul Soleh menambahkan, pohon durian musang king bisa berbuah lebih banyak dibandingkan pohon durian lainnya, termasuk durian montong sekalipun. “Ini dikarenakan buah durian musang king tidak terlalu besar, hanya 1,8 kilogram (kg). Makanya bisa berbuah banyak,” jelas Irul. Selain itu, karena buahnya tidak terlalu besar, jika terjadi curah hujan tinggi, buahnya tetap matang penuh. Beda dengan durian lain yang jika terlalu banyak hujan hanya matang separuh dan rasanya kurang manis. “Namun, seperti pohon durian lain, musang king tetap butuh sinar matahari yang cukup,” jelas Irul Jika memasuki musim penghujan, sebaiknya tanaman durian ini diberi pupuk yang mengandung kalsium, boron, magnesium zulfat. Tujuannya untuk memberikan rasa manis dan warna pada buah durian. “Pemberian pupuk sebaiknya dilakukan sedikit demi sedikit setiap bulan,” katanya. (Selesai)

Kontak Irul Kebonkliwon 085227632222

Irul Kebonkliwon, Bibit Tanaman dan Cita-citanya untuk Desa

Irul Kebonkliwon, Bibit Tanaman dan Cita-citanya untuk Desa

Irul Kebonkliwon sukses jualan bibit tanaman online

Kontak Irul Kebonkliwon 085227632222

Saya mengenalnya pertama kali 5 tahun yang lalu. Saat itu bersama pekebun buah tin di Yogya, kami mendatangi rumahnya di Dusun Kebonkliwon, Kelurahan Kebonrejo, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang. Bisa dikatakan, sosoknya yang memberi warna pada dusunnya menjadi seperti sekarang ini. Dikenal sebagai sentra bibit buah dan tanaman di seluruh Indonesia.

Ketika saya menghubunginya, Minggu (28/3/2021) yang pertama saya tanyakan bagaimana kabar pohon durian Musang King di rumahnya. Tentu saja ini bercanda. Saya bertanya tentang kondisinya dan keluarganya. Juga bertanya, kapan wawancaranya dengan Andi F Noya di acara Kick Andy akan tayang di Metro TV.

Terakhir saya jumpa darat dengan Muh Khoirul Saleh atau akrab dipanggil Irul ini tiga tahun lalu. Karena lekatnya dia dengan nama dusunnya, laki-laki yanglahir 5 Januari 1975 ini juga dikenal  dengan nama Irul Kebonkliwon.

“Sudah habis. Kemarin juga ada yang duri hitam, koe ra rene,” jawabnya tertawa ketika saya tanya kabar durian Musang King di kebunnya. Setahun lalu, situasi pandemi membuat saya tidak berani kemana-mana. Tiga tahun lalu ia menunjukan pohon durian Musang King yang usianya baru tiga tahun di kebunnya sedang belajar berbuah. Durian khas Malaysia yang karena enaknya dihargai selangit itu, oleh petani-petani Kebonkliwon berhasil diperbanyak dengan mudah.

Saya hakul yakin, bibit-bibit durian yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia itu sebagian berasal dari kampung ini. Petani di Kebonkliwon sangat hebat dalam melakukan okulasi. Okulasi adalah peningkatan kualitas mutu tanaman dengan cara menempelkan kulit pohon dengan mata tunas ke pohon yang lain. Hasilnya, tanaman yang memiliki perpaduan sifat unggul serta cepat berbuah.

Soal kehebatan petani di Kebonkliwon dalam melakukan okulasi itu saya punya cerita. Sekitar lima tahun lalu, demam buah tin atau juga disebut buah ara, ‘kelas ningrat’ alias yang berharga mahal sedang banyak peminatnya. Petani di Kebonkliwon mengimpor batang atau ranting pohon tin yang panjangnya tak lebih dari 10 cm, dengan 3-5 mata tunas. Impornya pun dari negara-negara empat musim di Eropa, misalnya Spanyol.

Tentu saja harganya jutaan rupiah. Sampai di Kebonkliwon, mata tunas yang ada kemudian di tempel di pohon tin kelas ‘jelata’ yang harganya puluhan ribu rupiah. Dan ketika tunas tersebut tumbuh menjadi tanaman baru, maka akan mewarisi gen ‘kelas ningrat’. Harga jualnya juga menjadi berkali lipat dari yang jenis kelas rakyat jelata.

Saya ada guyonan, ibaratnya ada ranting tanaman langka yang patah lantas jatuh di depan orang-orang Kebonkliwon, tidak berapa lama tanaman itu akan menjadi banyak.

“Minimal di sini tiap orang sehari bisa melakukan 200-an okulasi, kalau yang sudah ahli bisa melakukan 500 okulasi setiap hari,” kata Irul waktu itu.

Sekarang, sentra penjualan bibit tanaman tidak lagi hanya di Kebonkliwon saja tapi meluas se-kecamatan Salaman, Magelang. Ini tidak lepas dari sentuhan Irul yang mengenalkan jualan online ke masyarakat Kebonkliwon.

Berawal tahun 2010

Tahun 2010 adalah titik balik kehidupan Irul dalam memulai bisnis tanaman. Waktu itu, Irul merasa hidupnya tidak tenang. Waktunya habis di jalan karena ikut multi level marketing (MLM). Ia pindah haluan dengan mencoba trading forex. Tapi hati suami dari Dewi Eliyana dan ayah Habibul Haq Kadvi, Nayla Bilqis maritza’adah dan Shaqila Almahira Padmasari justru selalu tegang. Hidupnya tidak tenang.

Ketika pulang ke kampung halamannya di Kebonkliwon ia melihat potensi jual beli bibit tanaman yang sudah ada sejak ia kecil. Saat itulah ia berpikir untuk membuka usaha yang memungkinkan ia bisa bertemu dengan anak istrinya setiap hari, sekaligus memberikan ketenangan batin.

Irul menginspirasi warga di dusunnya untuk jualan bibit tanaman khususnya buah, dengan cara online. Foto dok Irul

Awalnya ia berjualan bibit secara konvensional. Kemudian seorang kawan di Semarang mengenalkannya jualan online melalui media sosial terutama Facebook, Twitter serta melalui blog. Irul membutuhkan waktu 6 bulan sampai kemudian ada yang membeli bibit tanamannya. “Saya ingat, itu bulan November 2010, ada 10 bibit buah yang terjual,” kata Irul.

Irul belajar terus bagaimana agar jualan lewat online bisa efektif. Saat itu, hanya dia di Kebonkliwon yang jualan memanfaatkan media sosial. Pesanan kian laris dari berbagai daerah. Namun, ia juga pernah ditipu oleh pembeli. Sebanyak 10 ribu bibit tanaman tidak dibayar oleh pembeli, yang dibayar ongkos transportasinya saja.

Bermaksud menyelesaikan masalah tersebut, Irul mendatangi rumah pembeli yang ada di luar kota. Namun, ia terkejut karena rumah pembeli bibit tanamannya memprihatinkan. Ia tidak jadi menagih, justru memberikan uang saku untuk anak orang yang menipunya itu.

Melihat potensi jualan online yang menggiurkan, Irul kemudian mengajak anak muda di kampungnya belajar jualan online. Ia melihat anak-anak muda cuma nongkrong di pos ronda. Awalnya sangat sulit. “Mereka lebih suka kerja harian di sawah, karena langsung dapat bayaran, sementara jualan lewat online belum tentu laku,” katanya.

Dengan sabar, Irul membimbing teman-temannya. Ia cuma meminta mereka memotret bibit tanaman. Lewat akun facebooknya, foto bibit buah itu ia tawarkan. Ternyata langsung laku. Mulai dari situ, anak-anak muda di tempat itu tertarik untuk jualan online. Sekarang masih banyak orang-orang di Kebonkliwon yang nongkrong sambil pegang hape. Namun, mereka bukan sedang main game, tapi sedang menawarkan jualannya.

“Sekarang malah sulit cari tenaga di sawah untuk menyiapkan bibit tanaman karena kebanyakan mereka milih jualan online,” kata Irul tertawa. Demam jualan online bibit tanaman itu bukan hanya terjadi di Kebonkliwon, sekarang menjalar ke seluruh Kecamatan Salaman yang terdiri 20 desa. Tiga tahun lalu, Irul mendata, di Kebonkliwon ada 100 orang yang berjualan secara mandiri. Jika digabung dengan dusun-dusun sekitarnya ada 200 penjual. Maka sekarang ia memastikan jumlah orang yang jualan bibit tanaman lewat online berkali lipat.

Para penjual tanaman itu, tidak perlu repot-repot datang ke tempat ekspedisi untuk mengantar tanaman. Justru berbagai jasa ekpedisi yang datang menjemput tanaman yang akan dikirim. Penjual tanaman berasal dari beragam usia. Saya melihat misalnya seorang ibu yang menenteng dua tanaman buah di kedua tangannya membawanya ke tempat packing sekaligus tempat ekspedisi mengambil tanaman.

“Sekarang bahkan ekspedisi datang dengan truk dan mengantar hanya ke satu daerah, misalnya ada truk yang langsung mengantar ke, Jambi, Jawa Barat, Medan, ke satu daerah saja, karena pesanan ke daerah itu memang banyak,” kata Irul. Salah satu kenaikan taraf hidup masyarakat di Kebonkliwon terlihat saat belum pandemi Covid 19. Irul dan teman-temannya banyak menggelar kegiatan yang berhubungan dengan tradisi. Biayanya didapatkan dari gorong royong penjual bibit tanaman di kampungnya.

Coba tanaman vanili dan tanaman padi di paralon

Awal-awal pandemi, Irul sempat membuat heboh karena ia menanam padi dengan metode yang hidroganik , yaitu perpaduan hidroponik dan tanpa bahan kimia, atau organik di atas kolam ikannya. Kolam itu sebenarnya untuk menampung air yang digunakan untuk menyiram berbagai jenis tanaman di sekitar rumahnya. Hasilnya cukup bagus, sehingga banyak mahasiswa yang datang ke rumahnya untuk belajar.

“Saya hanya ingin menunjukan, jangan sampai kita punya lahan itu kosong, tidak bisa dimanfaatkan,” kata Irul.

Saat ini, Irul tengah merintis program penanaman vanili, tanaman menjalar berbentuk polong, berisi biji harum yang dikeringkan sebagai pengharum makanan. Tanaman ini dijuluki juga dengan emas hijau karena harganya yang mahal. Irul berharap di desa-desa warga menanam tanaman ini di lahan kosong dekat rumahnya. Tanaman ini tidak membutuhkan lahan yang luas. Bisa ditanam di samping rumah, depan rumah, belakang rumah bahkan atap rumah.

Kebun percontohan vanili di rumah Irul. Foto dok. Irul

Di rumahnya ia sedang membuat kebun percontohan. Bekerjasama dengan instansi pertanian di Magelang, ia tengah menanam 100 bibit. Rencananya dari 100 bibit tersebut  akan menghasilkan bibit-bibit yang lebih banyak dan akan dibagikan ke masyarakat di Salaman.

Ia berharap tanaman itu bisa jadi tabungan warga. “Sekilo vanili basah harganya Rp 300 ribu, kalau kering sekilo bisa Rp 6 juta. Orang-orang bisa menanam di kebunnya yang kecil.  Kalau panen bisa tidak langsung dijual, tapi disimpan, kalau butuh uang baru dijual,” kata Irul yang belajar vanili dari temannya di Temanggung. Ia ingin suatu hari, Salaman bisa jadi salah satu sentra vanili.

Negara kuat berawal dari desa

Saya bertanya kepada Irul, sebenarnya dengan segala kesuksesan yang sudah didapat, apa yang masih ia cari. Secara pribadi, Irul merasa sudah cukup dari bisnis bibit tanaman buah maupun tanaman langka yang banyak ia koleksi dari rumahnya. Namun ia melihat sesuatu yang lebih luas, nasib desa ke depan. Ia yakin kekuatan negara itu ada di desa. Jika desa kuat, negara pasti kuat. Jika masyarakat di desa punya pendapatan cukup, maka itu menjadi kekuatan ekonomi nasional. “Saat pandemi datang, desa bisa dikatakan tidak terpengaruh sama sekali karena kebanyakan hidup dari pertanian. Permintaan produk pertanian dan peternakan tidak turun,” katanya.

Karenanya ia punya cita-cita, lahan-lahan kosong di manapun sebaiknya ditanami. Kalau ada yang punya lahan kosong, tanah itu bisa dipasrahkan ke tetangga atau teman untuk diolah sehingga tetap memberikan pendapatan dan bermanfaat.

Ia sendiri sudah memulai dengan mengajak orang-orang yang punya lahan kosong dikerjasamakan dengan sharing profit. Irul dan teman-temanya yang sudah berpengalaman akan menggarap lahan tersebut sehingga bisa memberikan tambahan pendapat kepada pemilik lahan. Saat ini sudah ada beberapa desa yang melakukan kerjasama dengan Irul. Seperti yang ia kemukakan, ia berharap negara kuat karena desa yang siap dan kuat

Durian Musang King, Durian Viral Seharga Rp7 Juta

Durian Musang King, Durian Viral Seharga Rp7 Juta

Durian musang king terbilang langka di Indonesia. (iStockphoto/ThamKC)Jakarta, CNN Indonesia — 

Durian jadi salah satu buah yang digilai banyak orang. Ada berbagai jenis durian yang dikenal di tengah masyarakat, salah satunya durian musang king.

Baru-baru ini sebuah video durian musang king viral di media sosial. Betapa tidak, sang pemilik video menyebut bahwa durian musang king yang dimilikinya itu dibeli dengan harga Rp7 juta.

Video itu tersebar di TikTok dan Instagram, diunggah oleh pemilik akun @siscakohl. Dalam video itu, pemilik akun mengaku membeli durian tersebut dari sebuah supermarket di salah satu mal di Jakarta Pusat.
PILIHAN REDAKSI

Durian tersebut dipanggang, lalu dilapisi dengan edible gold agar terlihat lebih cantik. Setelahnya, durian ditutup dengan cokelat.Dari durian seharga Rp7 juta tersebut, ia membuat durian panggang yang biasa ditemui di Singapura. Baginya, durian musang king memiliki rasa yang begitu unik.

Sontak unggahan itu pun memancing respons netizen. Sejumlah netizen mengomentari harganya yang setinggi langit.

“Beli daging durian yang Rp35 ribu aja mikirnya sampai sejam.”

“Dalam mimpi pun kalau buat beli durian Rp7 juta aku masih mikir-mikir.”

Durian musang king memang menjadi salah satu durian populer di Malaysia dan Singapura. Durian satu ini terkenal dengan dagingnya yang tebal, manis, dan legit. Kepopuleran durian ini bahkan menyaingi durian monthong asal Thailand yang tak kalah populer.

Mengutip berbagai sumber, di negara asalnya, Malaysia, durian musang king dikenal dengan sebutan mao shan wang atau yang berarti raja kucing.

Diperkenalkan pada tahun 1990, durian ini memiliki daging dengan warna kuning mencolok, tebal, lembut, manis sedikit pahit, dan memiliki biji berukuran kecil.

Warga pun menamainya dengan sebutan ‘musang king’ karena lokasi pohon induknya yang berada di dekat Gua Musang, Kelantan, Malaysia.

Durian ini kemudian jadi buah bibir. Petani di Malaysia berbondong-bondong menanam bibit durian musang king.

Harga durian musang king memang terbilang tinggi. Harganya bahkan bisa melonjak saat dijual di negara lain di luar Malaysia.

Di Indonesia sendiri, durian musang king masih terbilang langka. Jika pun ada, durian musang king dijual dengan harga tinggi. Di sejumlah platform e-Commerce, beberapa potong daging durian ini dijual dalam bentuk beku dengan harga pada kisaran Rp200 ribu hingga Rp500 ribu.(asr/asr)

Asal Usul dan Ciri Durian Musang King yang Tersohor Lezat Rasanya

Asal Usul dan Ciri Durian Musang King yang Tersohor Lezat Rasanya

Devi Setya – detikFood

 Foto: IstimewaJakarta – Durian musang king populer di Malaysia dan Singapura. Sebelum membeli durian musang king, coba kenali dulu asal usul serta cirinya agar tak tertipu.

Durian asal Malaysia ini terkenal enak, berdaging tebal, manis dan legit. Saking enaknya, kepopuleran durian ini bahkan menyaingi durian monthong asal Thailand yang lebih dulu populer.

Sebenarnya, bagaimana asal usul durian ini? Durian musang king atau di negara asalnya dikenal dengan sebutan mao shan wang yang artinya raja kucing. Durian ini pertama kali diperkenalkan pada tahun 1990.

Ini Asal Usul dan Ciri Durian Musang King yang Tersohor Lezat Rasanya


Saat itu kawasan Tanah Merah di Kelantan Malaysia sempat heboh karena pohon durian di kawasan ini menghasilkan buah yang berkualitas. Warna dagingnya kuning, tebal, lembut, manis sedikit pahit serta memiliki biji yang kecil dan hampir kempis.

Dilansir dari Durian Musang King Salaman, selanjutnya pada 1993 ada seorang warga bernama Wee Chong Beng mendaftarkan durian ini sebagai durian unggul dengan nama Raja Kunyit. Nama ini disematkan karena durian ini memiliki warna daging kuning seperti kunyit.

Namun sebagian besar warga menyebutnya durian raja kunyit musang king. Sebutan musang king ini disertakan karena lokasi pohon induknya berada di dekat Gua Musang di Kelantan.

Tak butuh waktu lama, durian ini langsung menjadi buah bibir banyak orang. Petani di Malaysia secara berbondong-bondong menanam bibit durian musang king. Pada tahun 2000 pohon durian ini mulai berbuah dan dapat dipanen.

Hasil panen dengan kualitas durian yang stabil membuat populasi durian musang king ini semakin berkembang. Pihak Kementerian Pertanian Malaysia bahkan sudah mencatat varietas durian ini sebagai varietas durian ke-197. Alhasil buah ini mendapat kode D-197.

Karena kualitasnya yang terjamin, pecinta dan penikmat durian tak segan merogok kantung dalam-dalam demi bisa menikmati durian ini. Ya, harga durian musang king sebanding dengan kualitasnya dan terbilang tinggi.

Harganya bisa melonjak saat sudah tiba di negara luar Malaysia. Karena agak sulit mengirim durian ini karena aromanya yang sangat tajam sehingga sulit lolos dari peraturan bandara.

Di Malaysia sendiri saja harga perkilo durian ini mencapai RM 125 (RP 445.700) pada Maret lalu. Namun kabarnya, panen yang berlimpah membuat durian ini turun harga di kisaran angka RM 50 (Rp 78.200) hingga RM 65 (Rp 231.000).

Ini Asal Usul dan Ciri Durian Musang King yang Tersohor Lezat Rasanya

Harganya cukup tinggi, lantas apa sih kelebihannya?

Daging buah musang king memiliki ciri khas antara lain dagingnya yang berwarna kuning, teksturnya lembut creamy dan tidak berserat. Untuk rasanya, musang king populer dengan rasa manis legit dengan sedikit semburat pahit.

Di Indonesia sendiri musang king masih terbilang langka dan harganya tinggi. Hanya penjual buah besar dan supermarket buah saja yang menyediakan durian ini. Umumnya dijual dalam keadaan beku

Durian MUSANG KING ini KURANG AJAR ENAKNYA. Gilak

Durian MUSANG KING ini KURANG AJAR ENAKNYA. Gilak

http://m.liputan6.com/showbiz/read/2591765/marcell-siahaan-makan-durian-sampai-merem-melek

Liputan6.com, Jakarta Siapa yang tak suka dengan durian? Banyak orang menyukai buah yang identik dengan kulit berduri ini, termasuk Marcell Siahaan.
Penyanyi single “Firasat” ini, dikenal sangat menggemari buah durian. Kegemarannya memakan buah ini ia tunjukkan melalui akun Instagram pribadinya, Rabu (31/8/2016).
Penyanyi Marcell

Dalam unggahannya, Marcell Siahaan menunjukkan dirinya yang tengah melahap buah durian berjenis Musang King. Dengan ditemani hujan deras yang mengguyur Tampines Town, Singapura, Marcell Siahaan terlihat sangat menikmati duriannya.
‎Marcell Siahaan Tak Ajarkan Pendidikan Agama kepada Anak

“Durian MUSANG KING ini KURANG AJAR ENAKNYA. Gilak. Parah,” tulis Marcell Siahaan dalam keterangan video yang berdurasi kurang lebih 30 detik tersebut.
Durian yang disuguhkan tampaknya memang begitu lezat. Hal itu ditunjukkan lewat ekspresi merem melek Marcell Siahaan begitu daging buah berwarna kuning itu menyentuh indra perasanya.
Hal ini, membuat netizen ikut menitikan air liur. Tak sedikit dari netizen yang sehabis menonton videonya, ngiler membayangkan kenikmatan durian yang dimakan suami dari Rima Melati ini.
“Bikin ngileerr..,” tulis akun @marshandabutet. Dan, akun lain menulis, “gilak kau bang @marcellsiahaans liat kau makan bikin ngences pulak aku bah……”

Komunitas Kebonkliwon kampanye penghijauan di FLG

Komunitas Kebonkliwon kampanye penghijauan di FLG

Komunitas Kebon Kliwon kampanye penghijauan di FLG

Festival ini kami manfaatkan untuk menyampaikan pesan kepada masyarakat luas untuk menanami pekarangan dengan berbagai pepohonanMagelang (ANTARA News) – Komunitas Kebonkliwon mengampanyekan gerakan penghijauan kepada masyarakat saat puncak Festival Lima Gunung XVII/2018 di Dusun Wonolelo, Desa Bandongan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Minggu.

Dalam kampanye itu mereka membagikan sekitar 500 bibit berbagai pohon kepada warga yang menyaksikan Festival Lima Gunung, yang diselenggarakan secara swadaya para seniman petani Komunitas Lima Gunung (Merapi, Merbabu, Andong, Sumbing, dan Menoreh) Kabupaten Magelang.

Komunitas yang dipimpin Muh Khoirul Soleh dari Desa Kebonrejo, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang itu, juga membuat instalasi gunungan dengan sejumlah bibit pohon untuk diikutkan dalam kirab budaya para seniman dari perkampungan dusun setempat hingga panggung pementasan di areal persawahan setempat.

Secara simbolis Khoirul memberikan bibit pohon kepada sejumlah warga di atas panggung yang di sekelilingnya dipadati para penonton, antara lain warga setempat, para seniman, pemerhati budaya, dan tamu dari luar kota.

Anggota seniman komunitasnya dengan kesenian bernama “Padmasari” dan “Gupolo Kebon” itu kemudian membagi-bagikan secara gratis berbagai bibit pepohonan kepada warga dan penonton festival untuk ditanam di pekarangan masing-masing.

“Festival ini kami manfaatkan untuk menyampaikan pesan kepada masyarakat luas untuk menanami pekarangan dengan berbagai pepohonan. Bumi makin panas. Kami tidak ingin budaya menanam makin pudar,” ujar Khoirul yang bersama komunitasnya sebagai bagian dari Komunitas Lima Gunung itu.

Berbagai bibit pohon yang dibagikan kepada warga itu, antara lain jambu, durian, jeruk, mangga, cerry, alpukat, bidara, kelengkeng, kelapa, sawo, sirkaya, matoa, murbei, sirsat, kacang amazon, buah ajaib, dan anggur brazil.

“Ada 500-an bibit,” ujar dia.

Peluncuran Buku

Puncak festival (10-12 Agustus 2018) selain ditandai dengan berbagai pementasan kesenian oleh Komunitas Lima Gunung dan berbagai jejaringnya di Magelang dan sekitarnya, serta sejumlah kota di Indonesia, juga diisi dengan peluncuran buku kumpulan penyair yang juga pegiat Komunitas Lima Gunung Haris Kertorahardjo dengan judul “Matematika: Pinter-Pinter=Goblok”

Buku kumpulan puisi tersebut juga dibawa seorang seniman komunitas menggunakan baki, ikut dalam kirab budaya. Di panggung pementasan, Haris secara simbolis memberikan buku tersebut kepada sejumlah penonton.

Haris yang juga salah satu murid kepenyairan W.S. Rendra itu juga membacakan salah satu puisinya pada acara puncak festival tersebut. Buku puisi tersebut berisi sekitar 60 puisi karyanya yang dibuat sejak 2003 hingga 2017. “Ini menjadi kesempatan yang istimewa untuk peluncuran buku puisi saya ini,” ujarnya.

Pewarta: Maximianus Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Irul kebonkliwon adalah panggilannya nama lengkap Muh Khoirul Soleh yang berasal dari Kebonkliwon sebagai praktisi pertanian tanaman buah sepesialis di durian

Buat situs web Anda dengan WordPress.com
Mulai