Okulasi dan Sambung pucuk lahirkan si durian musang king

Budidaya durian musang king bisa dilakukan dengan sambung pucuk atau stek. Proses sambung pucuk ini memakan waktu sebulan. Pada usia tiga bulan, bibit musang king sudah mencapai ketinggian 60 centimeter (cm)-70 cm, dan sudah bisa dijual. Durian sudah berbuah saat berusia lima tahun.Durian musang king asal Malaysia merupakan durian varietas terbaru. Di Malaysia, musang king disebut sebagai rajanya durian karena rasa yang lezat dan warnanya yang menggoda selera para penyuka durian.Kendati tergolong durian unggul, budidaya durian ini tidak jauh berbeda dengan durian-durian lain. Sebagai tanaman tropis, durian musang king dapat tumbuh dengan baik di Indonesia yang beriklim tropis. Kendati demikian, proses budidaya durian asal Negeri Jiran ini tetap perlu mendapat perawatan maksimal. Irul Kebonkliwon, pembudidaya durian musang king asal Kebonkliwon, Kebonrejo, Salaman, Magelang bilang, budidaya sebaiknya dilakukan dengan okulasi dan sambung pucuk. Caranya, bibit durian bisa disambungkan dengan okulasi/sambung sisip dan pucuk durian musang king. “Kalau bibitnya dari biji, hasilnya tidak maksimal,” jelas Irul. Selama melakukan sambung pucuk, sebaiknya bibit dimasukkan ke dalam rumah plastik. Tujuannya, supaya bibit durian musang king berada dalam keadaan lembab. Bibit durian ini tidak baik pertumbuhannya jika langsung terkena sinar matahari dalam waktu lama. “Nanti bisa layu kalau terus-terusan terkena sinar matahari,” ujar Irul. Biasanya, memasuki usia sebulan sejak proses persambungan dilakukan, bibit sudah saling menyatu. Selanjutnya, pada usia tiga bulan, bibit durian musang king sudah mencapai ketinggian 60 centimeter (cm)-70 cm. Selama pembibitan, sebaiknya petani menggunakan lahan yang bagus dan menggunakan pupuk kandang. Serangan dari hama juga perlu diantisipasi dengan penyemprotan hama secara berkala. Pada usia tiga bulan, bibit durian musang king siap dipasarkan dengan harga mulai Rp 300.000 – Rp 400.000 per batang. Diperkirakan dalam waktu lima sampai enam tahun, durian musang king sudah bisa berbuah. “Sebaiknya buah perdananya jangan banyak, supaya tidak menimbulkan stres pada tanaman,” usul Irul. Pada buah perdana cukup sekitar 5-10 buah saja supaya hasilnya bagus. Namun pada panen berikutnya bisa mencapai 20-30 buah per pohon. Pemilik Bibit Buah Buahan Unggul, Muh Khoirul Soleh menambahkan, pohon durian musang king bisa berbuah lebih banyak dibandingkan pohon durian lainnya, termasuk durian montong sekalipun. “Ini dikarenakan buah durian musang king tidak terlalu besar, hanya 1,8 kilogram (kg). Makanya bisa berbuah banyak,” jelas Irul. Selain itu, karena buahnya tidak terlalu besar, jika terjadi curah hujan tinggi, buahnya tetap matang penuh. Beda dengan durian lain yang jika terlalu banyak hujan hanya matang separuh dan rasanya kurang manis. “Namun, seperti pohon durian lain, musang king tetap butuh sinar matahari yang cukup,” jelas Irul Jika memasuki musim penghujan, sebaiknya tanaman durian ini diberi pupuk yang mengandung kalsium, boron, magnesium zulfat. Tujuannya untuk memberikan rasa manis dan warna pada buah durian. “Pemberian pupuk sebaiknya dilakukan sedikit demi sedikit setiap bulan,” katanya. (Selesai)
Kontak Irul Kebonkliwon 085227632222